Minggu, 24 Juli 2011

harga burung

Berikut ini adalah daftar harga burung, merpati, beberapa jenis ayam dan beberapa hewan lain di Pasar Depok Solo untuk awal Februari 2011 tetapi ada beberapa informasi baru yang masuk. Secara umum, harga masih sama, namun untuk  harga beberapa burung mengalami  kenaikan antara 25 sampai 50 ribu. Khusus untuk burung lovebird, ada kenaikan antara 100 – 200 ribu.
Informasi awal saya dapat dari Om Julianto Prasetyo, Depok. Dan informasi update saya  dapat dari sejumlah teman. Untuk informasi lebih lanjut (ketersediaan stok, pengiriman dan lain-lain, bisa kontak Om Yuli Depok nomer telepun 08995279499).

Harga awal Februari 2011 (lihat catatan update di atas untuk harga terbaru).
  1. Anis Ampenan trotolan 150.000, dewasa hutan 110.000
  2. Anis Cendana trotolan 250.000, dewasa hutan 150.000
  3. Anis Kembang – jaminan jantan 400.000 acak 300.000
  4. Anis Merah trotol – jaminan jantan 700.000, acak (bisa jantan-bisa betina) 450.000
  5. Ayam hutan remaja jantan 250.000, betina 60.000
  6. Ayam hutan tangkapan dewasa 150.000
  7. Ayam kate dewasa 200.000-250.000/ pasang
  8. Ayam ketawa anakan betina 100.000
  9. Ayam ketawa anakan jantan 300.000
  10. Ayam ketawa dewasa jantan atau betina 600.000
  11. Ayam serema 500.000/pasang
  12. Beo anakan 550.000 – 600.000
  13. Beo dewasa hutan 350.000
  14. Betet 150.000
  15. Blackthroat jantan 1.500.000, betina 800.000
  16. Branjangan jawa 500.000
  17. Branjangan kalimantan 150.000
  18. Branjangan NTB 75.000
  19. Cendet/pentet tangkapan hutan 50.000
  20. Cendet/pentet trotolan 60.000
  21. Ciblek gunung dewasa hutan 100.000
  22. Ciblek kebun 125.000
  23. Ciblek kebun dewasa hutan 100.000
  24. Ciblek kebun trotolan 125.000
  25. Ciblek sawah dewasa hutan 60.000
  26. Cililin dewasa hutan 600.000
  27. Cucak ijo sumatra dewasa hutan 400.000-450.000
  28. Cucak ijo sumatra trotolan 500.000-550.000
  29. Cucak jenggot 100.000
  30. Cucak keling 25.000
  31. Cucak kencur/ bayeman 60.000
  32. Cucak rante dewasa hutan 80.000
  33. Cucak rante trotolan 200.000
  34. Cucak tembak/kapas tembak 250.000
  35. Cucakrowo anakan penangkaran (3-4 bulan) 2.000.000-2.500.000
  36. Cucakrowo tangkapan hutan 2.700.000
  37. Decu dewasa hutan 90.000-100.000
  38. Decu trotolan 115.000
  39. Derkuku hutan 35.000
  40. Gagak 600.000
  41. Gaok 350.000
  42. Gelatik belong 80.000
  43. Gelatik putih/silver/ krem 125.000
  44. Gelatik Wingko 30.000
  45. Jalak bali trotolan/anakan 7.500.000
  46. Jalak putih 350.000
  47. Jalak suren jawa trotolan penangkaran 400.000
  48. Jalak suren sumatera dewasa hutan 185.000
  49. Kacamata 15.000
  50. Kacer jawa trotolan 500.000, dewasa hutan 350.000
  51. Kacer poci/skoci trotolan 160.000, dewasa hutan 110.000
  52. Kenari AF yorkshire 350.000
  53. Kenari F1 yorkshire 650.000
  54. Kenari F2 yorkshire 1.000.000
  55. Kenari lokal bakalan bond 60.000
  56. Kenari lokal bakalan hijau 50.000
  57. Kenari lokal bakalan kuning 80.000
  58. Kenari lokal bakalan orange/sunkis 250.000
  59. Kenari lokal bakalan putih 125.000
  60. Kenari yorkshire betina 2.000.000
  61. Kenari Yorkshire jantan 3.000.000
  62. Kepodang bali/ sumbawa 150.000
  63. Kepodang jawa 250.000
  64. Kolibri tangkapan hutan 60.000
  65. Kutilang 75.000
  66. Kutilang emas 80.000
  67. Kutilang malaysia 75.000
  68. Kutilang sumatera 150.000
  69. Laura 80.000
  70. Lovebird anakan non klep kuning 450.000-550.000
  71. Lovebird anakan non klep/kacamata warna acak 250.000, dewasa 350.000
  72. Lovebird klep/kacamata albino mata hitam anakan 800.000, dewasa 1.000.000
  73. Lovebird klep/kacamata albino mata merah anakan 1.200.000, dewasa 1.500.000
  74. Lovebird klep/kacamata biru anakan 350.000, dewasa 500.000
  75. Lovebird klep/kacamata hijau (kepala hitam/merah) anakan 400.000, dewasa 650.000
  76. Lovebird klep/kacamata kepala emas anakan 550.000, dewasa 800.000
  77. Lovebird klep/kacamata lutino mata hitam anakan 1.700.000, dewasa 2.500.000
  78. Lovebird klep/kacamata lutino mata merah anakan 2.500.000, dewasa 3.000.000
  79. Lovebird klep/kacamata pastel kuning anakan 800.000, dewasa 1.200.000
  80. Lovebird klep/kacamata pastel putih anakan 600.000, dewasa 800.000
  81. Mantenan 50.000
  82. Manyar dewasa 8.000
  83. Manyar trotolan 15.000
  84. Mbotok 500.000
  85. Merpati potong 25.000
  86. Murai air 150.000
  87. Murai batu aceh/medan trotolan hutan jantan 1.250.000, dewasa hutan 1.000.000
  88. Murai batu kalimantan/borneo dewasa hutan 250.000
  89. Murai batu nias (ekor hitam) trotolan 500.000, dewasa hutan 300.000
  90. Palek/falk 350.000
  91. Pancawarna 500.000
  92. Parkit 30.000
  93. Parkit holland 800.000
  94. Pelatuk batu 30.000
  95. Pelatuk bawang 500.000
  96. Pelatuk brambang 90.000
  97. Pelatuk sampit 150.000
  98. Poksai jambul sumatera 250.000
  99. Poksay impor (jumlah terbatas) 1.500.000
  100. Prenjak 80.000
  101. Puter 35.000
  102. Rambatan 150.000, rambatan jadi 250.000
  103. Rio-rio 75.000
  104. Robin 500.000
  105. Samyong 250.000
  106. Sanger/singer (helda sanger) jantan 800.000 betina 400.000
  107. Selendang biru dewasa hutan 20.000
  108. Selendang biru trotolan 80.000
  109. Sirtu dewasa hutan 40.000
  110. Sirtu trotolan 60.000
  111. Srigunting biasa 150.000
  112. Srigunting kantil 500.000
  113. Srikatan dewasa hutan 35.000
  114. Srikatan trotolan 80.000
  115. Srindit jawa 40.000
  116. Srindit kalimantan/sumatera (paruh hitam) 60.000
  117. Sulingan /Tledekan dewasa hutan 180.000-200.000
  118. Sulingan/tledekan laut 125.000
  119. Sulingan/Tledekan trotol 250.000
  120. Tengkek buta 1.000.000
  121. Tengkek supit udang 90.000
  122. Tralis/blereng 40.000
  123. Trontong 150.000
  124. Trucukan dewasa hutan 15.000
Informasi Terkini Agribisnis Indonesia

INFO  HARGA  BURUNG

Harga Burung Sudah Berbunyi
Data Pasar Burung Depok Solo
Sumber : Agrobis BURUNG

Jenis Burung Harga
Jenis Burung Harga
Cucak Rowo Rp 500.000,-
Love Bird Topi Merah Rp 1.300.000 / psg
Blackstroat Rp 600.000,-
Love Bird Topi Kuning Rp 300.000 / psg
Poksay Rp 250.000,-
Love Bird Topi Hijau Rp 350.000 / psg
Wha Mei Rp 250.000,-
Love Bird Topi Hitam/Abu Rp 350.000 / psg
Anis Merah Rp 200.000,-
Love Bird Topi Pastel Rp 400.000 / psg
Anis Kembang Rp 250.000,-
Love Bird Topi Kn Gading Rp 450.000 / psg
Cucak Hijau Rp 175.000,-
Pistat Rp 350.000,-
Murai Batu Rp 250.000,-
Gelatik Silver Rp 125.000,-
Tledekan Rp 200.000,-
Gelatik Holland Rp 100.000,-
Branjangan Rp 200.000,-
Gelatik Putih Rp 70.000,-
Kenari Rp 150.000,-
Pengalis Rp 25.000,-
Kacer Rp 200.000,-
Zebra Rp 60.000,-
Cendet Rp 100.000,-
Gold Amadine Topi Orange Rp 1.500.000,-
Decu Rp 150.000,-
Gold Amadine Topi Hijau Rp 450.000,-
Blacken Rp 500.000,-
Jalak Hitam Rp 50.000,-



Kepodang Rp 150.000,-



Cucak Gading Rp 250.000,-
 

Harga Burung Bakalan & Perkiraan Harga Burung Jadi
Data Pasar Burung Caruban, Jawa Timur
Sumber : Agrobis BURUNG

 
Jenis Burung Bakalan Sudah Jadi
Jenis Burung Bakalan Sudah Jadi
Cucak Rowo 300.000 1.000.000
Branjangan 75.000 300.000
Cucak Hijau 200.000 400.000
Murai Batu Lampung 75.000 250.000
Cucak Meranti 40.000 100.000
Murai Batu Medan 250.000 750.000
Cucak Jenggot 25.000 50.000
Merpati 12.000/psg
Cendet 25.000 150.000
Merpati Andhokan 50.000/psg
Decu 100.000 250.000
Punglor Kembang 200.000 1.000.000
Derkuku 5.000 50.000
Punglor Bata 150.000 750.000
Delimoan 10.000/psg

Perkutut 50.000 150.000
Gelatik Perak 50.000/psg

Poksay 50.000 200.000
Gelatik Holland 60.000/psg

Poksay India 250.000
Gelatik Silver 75.000/psg

Prenjak 4.000 25.000
Gelatik Wingko 4.000 40.000
Perkit 20.000/psg
Kacer 100.000 250.000
Tledean 75.000 250.000
Love Bird 75.000 250.000




Sabtu, 23 Juli 2011

Pasaran Harga Burung Kicau Terpopuler Di Bandung Tahun 2011

Tag:,1999:blog5424158166503793829 20110708T17:24:4732507:00 Indonesia Birds Community Sulistyowati www/profile/15956810830662283842. PT Safari Dharma Sakti (dengan nama dagang PO SAFARI DHARMA RAYA) mulai berdiri tahun 1969 dikota Temanggung, Jawa Tengah dengan nama PO OBL yang mana merupakan. MIMSY Mimsy, tas unik berkelas internasional hasil kreativitas anak bangsa Merek tas ini yang pernah ditaksir Ibu Negara Ani Yudhoyono Demikian diungkap Christyna Theosa.

Pasaran Harga Burung Kicau Terpopuler Di Bandung Tahun 2011

. Terampil berbahasa indonesia kelas xi bahasaihak cipta pada departemen pendidikan nasional dilindungi undangundangterampil berbahasa indonesiauntuk sma/ma kelas. Tag:,1999:blog4794249780841252759 20110712t22:29:0074307:00 liputan berita terkini media masa selebritis otomotif kesehatan pendidikan "lpi" sepakbola.

Pasaran Harga Burung Kicau Terpopuler Di Bandung Tahun 2011

. Tag:,1999:blog4980492954944941875 20110708t01:34:1165507:00 present blog present blog www/profile/06130338787973180880 pasaran harga burung kicau terpopuler di bandung tahun 2011. Data hardisk: kasus arilluna mayacut tari, dunia barat menyerang indonesia dengan menyudutkan islam kumpulan artikel terbaik dari dunia blog pasaran harga burung kicau terpopuler di bandung tahun 2011. Dekade80 bernostalgia dengan peristiwa, trend, fenomena dan kisah di tahun 80an updated: 20110708t13:41:5742307:00 pasaran harga burung kicau terpopuler di bandung tahun 2011.


Copyright

Burung Kicau Terpopuler

Aku mempunyai hobby maskulin yang sangat mengasyikkan berburu burung Bersama Dudung, kami merupakan duet pemburu ulung Hobby dan duet kami bahkan tetap berlanjut. LOVEBIRD Species yang dikenal dengan sebutan Lovebird (agais) ini merupakan jenis burung berparuh bengkok yang paling banyak jenis dan mutasi warnanya. Apa makna tahun baru bagi seorang kicaumania atau penggemar burung kicauan? Banyak Sama seperti penghobi apapun, mereka menyimpan banyak harapan.

Burung Kicau Terpopuler

. Lapak burung blogs includes lapak info lapak, lapak info rockypanjaitan, numpang, fenomena and lapak info home facebook lapak information plus more related topics on. Banyak yang cari suara burung murai batu dengan format mp3 dan setelah sekian lama akhirnya usrek dapakan juga bagi para pecinta burung terutama murai batu silahkan.

Burung Kicau Terpopuler

. Hasil pencarian menggunakan search engine bing: free download suara burung,suara murai batu, suara tledekan suara murai batu suara tledekan suara anis kembang suara burung kicau terpopuler. Karena itu, masyarakat di sini ada yang menyebutnya burung arwah selain sulit ditangkap, burung itu juga hanya muncul saat tertentu burung kicau terpopuler. Continue burung kicau terpopuler.

tips memilih murai batu bakalan

Agar lebih obyektif, saya akan mengutip beberapa tips dari penghobi murai batu di Indonesia.  Beberapa saat setelah saya menemukan di beberapa forum penghobi, saya mendapatkan ini:
Oleh: Ajiban
Murai batu merupakan salah satu burung yang ‘tenar’ dikalangan kicau mania alias penggemar burung berkicau. Hal ini dikarenakan kicauannya yang merdu, dan perilakunya yang aduhai saat ‘tarung’ dengan murai batu jantan yang lain. Dengan ekor panjang yang di kibas-kibaskan keatas kebawah diiringi kicauan yang merdu memang sangat memukau bagi para penggemar burung berkicau.
Ciri umum yang dimiliki oleh burung murai adalah ekornya yang panjang, bahkan lebih panjang dari badannya (jadi inget ikan cupang yang bisa gondrong gitu). Warna badan,kepala, sayap, paruh, dan ekor hitam mengkilap. Bulu dadanya berwarna coklat kemerahan. Banyak orang beranggapan bahwa burung murai yang paling baik adalah burung murai yang berasal dari sumatra, khususnya medan. Karena cerdas, dapat dilatih dengan variasai ocehan yang lebih banyak, kualitas suara yang lebih merdu, gaya bertarung yang ‘keren’. Ocehannya lebih bervariasi, kalo dalam bahasa kicau mania sering di sebut ngerol.
Murai relatif lebih mudah dipelihara jika dibandingkan dengan burung kicauan lain saingannya yaitu anis merah. Banyak orang memililih membeli murai bakalan (dalam arti tangkapan hutan, belum terlatih) yang kemudian merawatnya, karena harga yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan murai yang sudah ‘jadi’ alias sudah terawat, terlatih, dah siap dinikmati kicauannya. Tidak salah sih membeli murai bakalan, karena memang harganya relatif lebih murah. Namun bagi beberapa orang yang masih ‘pemula’, biasanya mengalami kesulitan dalam memilih burung murai bakalan ini. Karena kita tidak tau bagaimana kualitas burung tersebut (tentu saja kicauannya karena burung berkicau yang dinikmati adalah kicauannya, dan murai bakalan belum mau berkicau). Berikut akan saya ceritakan sedikit pengalaman dari teman-teman kicau mania, bagaimana cara memilih murai batu bakalan.
Karena murai yang kita hadapi adalah bakalan, dan belum mau berkicau, maka salah satu cara untuk mengidentifikasi kualitasnya adalah dengan mengamati bagian-bagian tubuhnya. Usahakan cari yang berkaki hitam, karena biasanya memiliki mental yang bagus. Hindari murai batu yang memiliki warna kuku kelingking yang berbeda, karena biasanya memiliki sifat suka down saat di trek. pilih yang berekor panjang, tidak terlalu tebal, dan menyatu. Karena akan nampak indah jika dimainkan saat burung di trek. Hindari murai berekor cabanga atau gunting, karena memiliki mental yang kurang bagus. Kenapa harus diperhatikan mentalnya? Burung murai adalah burung petarung, jadi mental sangat berpengaruh pada penampilannya. Jika dipegang menjerit keras dan berusaha mematuk-matuk tangan kita, merupakan salah satu indikasi bahwa ia memiliki mental yang berani. Perhatikan matanya, hindari yang memiliki semacam bercak putih, karena bisa jadi itu merupakan pertanda awal katarak. Katarak berpeluang besar menyebabkan kebutaan. Bagaimana dengan usia? Burung muda memiliki kesempatan ‘berkarir’ lebih banyak. Amati rongga mulutnya. Semakin pekat warnanya semakin tua usia burung tersebut.
Kepala ceper, leher besar dan panjang, paruh sedang, garis hitam di dada agak keatas, usahakan yang setara dengan sayap, ekor tidak terlalu panjang, usahakan yang melengkung dari pangkal. Kretekannya keras dan padat. Merupakan pilihan yang bagus jika membeli murai bakalan. Hanya ini yang saya tau, dan yang bisa saya gunakan untuk berbagi.
bagi yang memiliki tips lagi, silakan ditambahkan…
kita diskusikan disini…
Nah, sedangkan  Doni Medan mengatakan:
Ukasan diatas udh manteb sekaleee,.. tetapi yang perlu juga diketahui bahwa di Medan sendiri gak pernah ada murai. asal kata murai medan mungkin dulunya sekali semua murai dari daerah sumatera utara dan NAD di kumpulkan di Medan di Pasar Burung jl. Bintang untuk kemudian dikirim ke pulau Jawa. Saat ini di Jl.Bintang kebanyakan murai batu yang berasal dari daerah NAD, Sementara dari SUMUT sudah sulit didapatkan. saya sendiri mulai memelihara Murai Batu sejak tahun 1997 baru dapat 1 ekor yang asli dari Pd.Sidempuan dan 1 ekor dari daerah marike(bahorok). Dan juga sebenarnya Asal Murai batu tidak menjadi patokan yang penting mental tarung dan kecerdasan.
Untuk mulai memelihara Murai batu sebenarnya kita harus tentukan dulu tujuannya, kalo hanya untuk mendengarkan kicauannya, mental tarung tidak jadi masalah yang penting gacor, tetapi kalo untuk lomba, nah ini yang mesti memperhatikan banyak hal dalam memilih dan perawatan yang intensif.
Maaf bukan mau menggurui tetapi hanya sekedar sharing. kalo salah mohon dikoreksi
Nah, kalau Pak Ismu:
yang jelas kalau milih murai batu bakalan pertama adalah yang sehat ditandai dengan seneng makan, bulu tidakkusam, mata terlihat cerah, gerakannya ringan dan tidak nabrak kurungan.
cara perawatan setelah dibeli (terpilih)
1. Jangan langsung dimandikan
2. Jangan dikasih jangkrik
3. Jangan dijemur
4. Beri minuman vatamin Bplex
5. Beri Kroto secukupnya yg dicampur
6. Beri krodong pd kurungan
7. Tempatkan burung di ruangan yang bersuhu hangat.
mudah2han jadi burung bakalan hidup……….
ok
wassalam
Ismu
Sumber : Tabloid Nova
Di sini sudah ada tips dari penghobi lain tentang murai batu.  Silahkan memberikan pendapat dan komentarnya barangkali Anda mempunyai masukan.
Disini saya akan mencoba menambahkan untuk memilih bakalan murai batu yang berekor panjang, atau murai batu medan super, atau untuk memperoleh anakan untuk keperluan lomba dan sebagainya, maka yang di perlukan adalah melihat dari mana bakalan tersebut di dapatkan.  Alangkah lebih baiknya jika Anda melihat langsung indukan jantan dan betinanya.  Dan satu lagi yang penting adalah kredibilitas sang peternak muray batu tersebut.  Kalau memang Anda sudah yakin akan kejujuran sang peternak, silahkan membeli hasil anakannya.  Anda bisa mencoba memelihara anakan dari peternak tersebut, apakah memang hasil anakannya sesuai dengan atau paling tidak mendekati indukannya.
Yang paling penting di perhatikan disini adalah tidak semua katurangan indukan akan di turunkan ke anakannya.  Bisa jadi anakan menjadi lebih jelek dari indukannya atau bahkan seperti pengalaman saya yaitu anakannya mempunyai ekor yang lebih panjang dari indukan jantannya.  Setelah saya amati, sang  indukan betina mempunyai ekor yang panjang yang membuat saya menarik kesimpulan bahwa hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa terjadi persilangan gen dari indukan jantan dan betina.  Jadi, kita juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan sang peternak bila hasil anakan yang kita ambil tidak sesuai dengan indukannya seperti yang di katakan peternak atau penjualnya.
Sebagaimana manusia atau hewan yang biasa kita jumpai dalam proses regenerasinya.  Tidak menutup kemungkinan, anakan tidak sama dengan indukannya.  Kenyataannya, banyak indukan yang sudah berprestasi tapi sebagian anakannya biasa-biasa saja dan sebaliknya, tidak jarang murai berprestasi lahir dari indukan murai batu yang biasa-biasa saja.  Karena ada banyak faktor yang mempengaruhi hasilnya.  Mulai dari perawatan, master, asupan gizi yang cukup dan sebagainya.  Tapi paling tidak, dari kesemuanya itu bisa kita tarik benang merahnya yaitu mengenal sang peternak, mencoba hasil anakan sang peternak tersebut, atau mencari informasi dari sang peternak.  Sebab, ada beberapa peternak yang menjadi terkenal karena hasil anakannya sudah terbukti moncer di lapangan.  Atau peternak yang sudah terkenal dengan hasil anakannya yang berekor panjang.  Nah, peternak-peternak seperti itu bisa kita jadikan referensi jika ingin mengambil anakan murai batu.
Ada lagi contoh kejadian seperti pembeli yang kecewa setelah membeli hasil anakan dari seorang peternak.  Setelah sekali mabung, panjang ekor anakannya tidak sama dengan dengan  panjang ekor indukannya.  Tapi sang pembeli tidak melihat terlebih dahulu bagaimana ekor murai batu tumbuh.  Padahal anakan murai batu tersebut baru sekali mabung, atau berumur sekitar 3 bulan.  Nah, disini kita harus mengetahui bahwa murai batu membutuhkan waktu sekitar 3 (tiga) kali mabung untuk proses tumbunya bulu ekornya tersebut.  Perpanjangan setiap mabung berbeda-beda setiap murai batu.  Ada yang hanya 1 (satu) cm hingga 3 (tiga) cm setelah mabungnya (ganti bulu).  Dalam ngurak pertama (kurang lebih 3 bulan), kedua (kurang lebih satu tahun lebih) dan yang terakhir di ngurak yang ke tiga atau pada usia sekitar 2,5 tahun.  Tak heran, kenapa murai batu ekor panjang memiliki harga yang tinggi karena untuk mencapai ekor yang maksimal, seekor murai batu memerlukan sekitar 2,5 tahun hingga 3 tahun untuk memiliki ekor yang maksimal.
Saya menuliskan beberapa pengalaman yang saya dapatkan selama memelihara murai batu.  Yang mungkin mempunyai pendapat dan masukan silahkan di share disini untuk bisa dijadikan pembelajaran bagi sesama penghobiis murai batu yang lainnya.
Nah, kalau untuk penjelasan perbedaan antara murai batu jantan dan betina dewasa, silahkan klik disini
Atau kalau mau menangkar murai batu, silahkan ke sini
Beli anakan hasil tangkaran di kita, silahkan disini
Tulisan Lainnya :
Ciri-Ciri Murai Batu Medan, Lampung dan Kalimantan
Penjodohan Murai Batu Medan
Tips Menghasilkan Anakan Murai Batu Medan Berkualitas
Tips Membuat Kandang Penangkaran Murai Batu Medan
Lokasi Kandang Penangkaran Murai Batu Medan
Bahan-Bahan Kandang Penangkaran Murai Batu Medan
Pemilihan Indukan Murai Batu Medan
Contoh Kandang Penangkaran Murai Batu Medan
Haruskah Betina Murai Batu Medan untuk Indukan?
Pembayaran Murai Batu Medan Tangkaran Indent dan Ready Stok
Pertanyaan Seputar Pembelian Anakan Murai Batu Medan Hasil Penangkaran yang sering di tanyakan
Ciri Murai Batu Jantan
Tujuan Memelihara Murai Batu Medan
Tips Memilih Murai Batu Bakalan
Master Murai Batu
Jual Murai Batu
MENU ARTIKEL LOVEBIRD

  • Umum

  • Macam dan jenis lovebird

  • Ciri jantan dan betina lovebird

  • Cara memilih bakalan lovebird

  • Cara perawatan burung lovebird

  • Penanganan lovebird untuk lomba

  • Perawatan lovebird mabung

  • PROBLEM UTAMA LOVEBIRD

  • PENANGKARAN LOVEBIRD

  • =
    BURUNG LOVEBIRD
    Scientific classification
    Kingdom:
    Animalia
    Phylum:
    Chordata
    Class:
    Aves
    Order:
    Psittaciformes
    Family:
    Psittacidae
    Subfamily:
    Psittacinae
    Tribe:
    Psittaculini
    Genus: Agapornis

    REFERENSI
  • omkicau.com

  • ALBS

  • smartmastering.com

  • Buku Lovebird oleh Siti Nuramaliati Prijono

  • Umum
    Awalnya, burung lovebird dipelihara orang terutama karena keindahan warna bulunya. Namun seiring dengan perkembangan waktu dan trend lomba suara burung, maka lovebird dipelihara untuk memunculkan suara-suara khas lovebird yang panjang.
    Selain sebagai burung petarung di arena kicauan, lovebird juga sangat populer sebagai burung pemaster burung lain.
    +Jenis-jenis lovebird dan penyebarannya
    1. Lovebird kepala abu-abu / lovebird madagaskar (Agapornis cana)
    Ukuran tubuh panjang 14 cm, berat 25-28 gram.
    Burung lovebird madagaskar jantan: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau, hijau terang pada tunggirnya dan lebih kekuningan di bagian bawahnya; kepala, leher dan dada berwarna abu-abu; di bawah sayap berwarna hitam; bulu ekor berwarna hijau; paruh berwarna abu-abu muda; iris berwarna cokelat tua; kaki abu-abu.

    Lovebird madagascar (sumber foto parrotparrot.com)
    Burung lovebird madagaskar betina: Bulu kepala, leher, dada, di bawah sayap berwarna hijau.
    Burung lovebird madagaskar muda: Bulu berwarna seperti dewasa, tetapi bulu burung jantan berwarna kehijauan pada tengkuknya (beberapa jantan memiliki bulu kepala dan dada berwarna hijau); paruh berwarna kuning dan terdapat bercak   hitam pada pangkal paruh bagian atas.
    Anak jenis:   A.c cana dan A.c ablectanea
    Penyebaran lovebird madagaskar: Madagaskar
    Burung lovebird madagaskar merupakan jenis burung lovebird yang langka dan bukan merupakan jenis yang benyak ditangkarkan. Lovebird jantan dan betina dapat dengan mudah dibedakan dfari warna bulunya. Pada lovebird jantan bulu di kepala dan dada berwarna abu-abu pucat, sedangkan pada lovebird betina hampir seluruhnya berwrana hijau muda.
    2. Lovebird “muka merah” (Agapornis pullaria)

    Agapornis pullaria jantan kri dan betina kanan (africanlovebirdsociety.com)
    Ukuran tubuh panjang 15 cm, berat 43   gram.
    Burung lovebird muka merah jantan: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau, sedikit lebih kekuning-kuningan di bagian bawahnya; dahi dan muka berwarna merah orange; tunggir berwarna biru terang; bulu di bawah sayap berwarna hitam; ekor berwarna hijau; paruh berwarna merah oranye; iris berwarna cokelat tua; kaki abu-abu.
    Burung lovebird warna merah betina: Dahi dan mukanya lebih berwarna oranye dibanding merah, di bawah sayap berwarna hijau.
    Burung lovebird warna merah muda: Dahi dan muka berwarna kuning; bulu di bawah sayap berwarna hitam pada jantan dan bewarna hijau pada betina; paruh berwarna coklat kemerahan dan terdapat bercak hitam dekat pangkal paruh bagian atas.
    Anak jenis:   A.p. pullaria dan A.p. ugandae
    Penyebaran lovebird muka merah: Afrika Tengah dan Afrrika Barat Tengah
    Lovebird jenis ini sukar berkembang biak di penangkaran. Burung jantan dan betina dapat dibedakan dari warna bulu di bawah sayap. Bulu burung betina seluruhnya berwarna hijau, sedangkan bulu jantan di bagian bawah berwarna hitam.
    3. Lovebird “sayap hitam” /lovebird abisinia (Agapornis taranta).
    Ukuran tubuh panjang 15-16,5 cm, berat 55-65 gram.
    Burung lovebird abisinia jantan: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau, sedikit lebih kekuning-kuningan di bagian bawahnya; dahi, lorus dan lingkaran mata berwarna merah; bulu terbang berwarna hitam; bulu di bawah sayap berwarna hitam; ekor berwarna hijau; paruh berwarna merah merjan tua; iris berwarna cokelat gelap; kaki abu-abu.
    Burung lovebird abisinia betina: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau; bulu di bawah sayap berwarna kehijauan atau kadang-kadang berwarna hitam kecoklatan; lingkaranmata berwarna hijau.
    Burung lovebird abisinia muda: Bulu berwarna seperti induk betina; paruh berwarna kuning kecoklatan.
    Anak jenis:   A.t taranta dan A.t nana
    Penyebaran lovebird abisinia: Dataran tinggi Ethiopia
    Burung jantan dan betina sangat mudah dibedakan dari warna bulunya. Bulu burung betina seluruhnya berwarna hijau, sedangkan bulu jantan tedapat warna merah di bagian dahi dan lorus serta lingkar matanya. Warna mutasi lovebird madagaskar adalah cinnamon (coklat kekuningan).
    4. Lovebird “kerah hitam” (Agapornis swinderniana)
    Ukuran tubuh lovebird “kerah hitam”: Panjang 13 cm, berat 39-41 gram.
    Burung lovebird “kerah hitam” dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, sedikit lebih pucat di bagian kepala dan tubuh bagian bawah, tunggir dan bagian punggung berwarna biru, bulu di bagian bawah sayap berwarna hijau, bulu ekor berwarna hijau; kerah hitam yang sempit di bagian tengkuknya, seluruh leher di bagian kerah berwarna kuning dan kadang-kadang dengan sedikit warna yang memudar; paruh berwarna hitam keabu-abuan; iris berwarna kuning; kaki berwarna kuning kehijauan sampai hitam.
    Burung lovebird “kerah hitam” muda: Tidak terdapat kerah hitam atau hanya diwakili beberapa bulu hitam di setiap bagian sisi leher; paruh berwarna abu-abu muda dan pada pangkalnya ada bercak hitam; iris berwarna coklat.
    Anak jenis lovebird “kerah hitam”: A.s. swinderniana, A.s. zenkeri, dan A.s. emini
    Penyebaran lovebird “kerah hitam”: Afrika Barat dan Afrika Tengah.
    Burung lovebird “kerah hitam” sulit berkembang biak di penangkaran.
    5. Lovebird “muka salem” (Agapornis roseicollis)

    Salah satu contoh lovebird muka salem / Agapornis roseicollis (Foto: AfricanLovebirdSociety.com)
    Ukuran tubuh panjang 15 cm, berat 46-63 g.
    Burung lovebird “muka salem”: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kuning di tubuh bagian bawah, bulu dahi dan di belakang mata berwarna merah, lorus, pipi, kerongkongan dan bagian atas dada berwarna merah muda; tunggir berwarna   biru terang; bulu di bagian bawah sayap berwarna hijau dengan sedikit warna biru, bulu ekor bagian atas berwarna hijau, bagian bawah kebiruan; paruh berwarna kuning gading; iris berwarna cokelat tua; kaki berwarna abu-abu.
    Anak jenis:   A.r. roseicollis dan A.r. catumbella.
    Penyebaran lovebird abisinia: Afrika Barat Daya.
    Jenis lovebird ini umumnya mempunyai bulu yang indah. Di antara jenis lovebird, jenis lovebird muka salem mempunyai suara yang paling keras. Kenis lovebird ini paling mudah dikembangbiakkan.
    Dalam penangkaran sebaiknya diperlihara berpasangan karena tidak cocok dipelihara secara berkelompok atau digabungkan dengan jenis burung lain.
    Antara burung jantan dan betina relatif sulit dibedakan. Warna mutasinya adalah lovebird albino (bulu putih, mata merah), lovebird lutino (bulu kuning, mata merah), lovebird golden cherry (bulu kuning emas sampai merah muda), lovebird pied (bercak warna), lovebird cinnamon (coklat kekuningan) dan lovebird biru.
    6. Lovebird kaca mata fischer   (Agapornis fischeri)

    Contoh Lovebird Agapornis fischeri (Foto: AfricanLovebirdSociety.com)

    Contoh lain Lovebird Agapornis fischeri (Foto: AfricanLovebirdSociety.com)
    Panjang 15 cm, berat 42-58 gram.
    Burung lovebird kaca mata fischeri dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kekuningan pada tubuh bagian bawah; dahi, pipi dan kerongkongan berwarna merah oranye; bulu di bagian kepala lainnya berwarna hijau pudar; bagian atas dada dan kerah sekitar leher berwarna kuning; bagian atas ekor berwarna biru muda; bagioan bawah sayap berwarna biru dan hijau; ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah; iris berwarna cokelat; kaki berwarna abu-abu muda.
    Burung lovebird kaca mata fischer muda: Bulu berwarna lebih muda dibandingkan dengan bulu burung dewasa, terutama bulu pada kepala; pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam.
    Penyebaran lovebird kaca mata fischeries: Tanzania.
    Lovebird kaca mata fischer termasuk lovebird yang mudah dikembangkan. Antara lovebird jantan dan lovebird betina relatif sulit dibedakan.
    Warna mutasi lovebird kaca mata fischer adalah lovebird kaca mata fischer biru dan lovebird kaca mata fischer kuning. Persilangan antara lovebird kaca mata fischer dengan lovebird kaca mata nyasa menghasilkan warna mutasi lutino dan albino.
    7. Lovebird kaca mata topeng (Agapornis personata)
    Panjang 14,5 cm, berat 43-47 gram.
    Burung lovebird kaca mata topeng dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau; lebihdahi, lorus, ubun-ubun, dan pipi bagian depan berwarna hitam kecoklatan; bulu di bagian kepala lainnya berwarna kehitam-hitaman pudar; kerongkongan   berwarna oraney kemerahan; bagin atas dada dan kerah di sekeliling leher berwarna kuning; bulu ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah; iris berwarna cokelat; kaki berwarna abu-abu.
    Burung lovebird kaca mata topeng yang masih muda: Bulu berwarna lebih muda dibandingkan dengan bulu burung dewasa, terutama pada bagian kepala; pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam.
    Penyebaran lovebird kaca mata topeng: Tanzania Utara dan Tengah.
    Lovebird kaca mata topneg termasuk lovebird yang mudah dikembangkan. Antara lovebird jantan dan lovebird betina relatif sulit dibedakan.
    Warna mutasi lovebird kaca mata topneg adalah lovebird kaca mata topeng   warna biru.
    8.   Burung lovebird kacamata nyasa (Agapornis lilianae)

    Contoh lovebird kacamata nyasa atau Agapornis lilianae (Foto: AfricanLovebirdSociety.com)
    Panjang 13,5 cm, berat 28-37 gram.
    Burung lovebird kaca mata nyasa dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kekuningan pada tubuh bagian bawah dan tunggir; dahi dan kerongkongan berwarna merah oranye dan menjadi warna merah muda kekuning-kuningan pada bagian mahkota, lorus, pipi dan bagian atas dada; bulu ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah tua; iris berwarna cokelat kemerahan tua; kaki berwarna coklat keabu-abuan.
    Burung lovebird kaca mata nyasa muda: Bulu pada pipi berwarna kehitaman; pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam.
    Penyebaran lovebird kaca mata nyasa: Tanzania, Zanzobar bagian utara, Malawi bagian timur, dan Moaambik bagian barat laut.
    Lovebird kaca mata nyasa dapat dipelihara secara berkelompok. Antara lovebird jantan dan lovebird betina relatif sulit dibedakan.
    Warna mutasi lovebird kaca mata nyasa adalah lovebird kaca mata nyasa lutino (lovebird lutino).
    9.   Burung lovebird kacamata pipi hitam (Agapornis nigrigenis)

    Gambar lovebird kacamata pipi hitam Agapornis nigrigenis (Foto: Africanlovebirdsociety.com)
    Panjang 13,5 cm, berat 36-52   gram.
    Burung lovebird kaca mata pipi hitam dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kekuningan pada tubuh bagian bawah dan tunggir; dahi dan ubun-ubun depan berwarna coklat kemerahan; ubun-ubun belakang   dan tengkuk berwarna hijau kekuningan   tua; lorus, kerongkongan, dan pipi berwarna hitam kecoklatan, bagian atas dada berwarna merah oranye pucat; ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah tua; iris berwarna cokelat; kaki berwarna coklat keabu-abuan.
    Burung lovebird kaca mata pipi hitam muda serupa dengan burung dewasa;   pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam; iris berwarna cokelat muda.
    Penyebaran lovebird kaca mata pipi hitam: Zambia bagian barat daya dan Zimbabwe bagian barat laut.
    Lovebird kaca mata pipi hitam   secara umum sulit didapat di pasaran karena burung ini sudah dibatasi untuk tujuan ekspor dari negara asalnya. Burung ini bisa dipelihara secara berkelompok bahkan dicampur dengan burung lain.
    Warna mutasi lovebird kaca mata pipi htam adalah lovebird kaca mata pipi hitam kuning (lovebird kuning).
    +Ciri jantan dan betina lovebird
    Membedakan jenis kelamin lovebird termasuk pekerjaan gampang-gampang susah. Gampang untuk jenis-jenis tertentu tetapi susah untuk jenis lainnya, apalagi kalau masih anakan. Untuk membedakan jenis kelamin lovebird bisa digunakan cara sederhana sampai yang ilmiah.
    Berikut ini adalah serba-serbi mengani perbendaan lovebird jantan dan lovebird betina yang saya ambil dari tulisan Siti Nuramaliati Prijono dalam buku berjudul Lovebird terbitan Penebar Swadaya.
    A. Berdasarkan penampilan luar.
    Menurut Siti Nuramaliati, berdasar tingkat kesulitan untuk membedakan jenis kelamin lovebird (dan burung secara umum) maka dapat dibedakan 3 kelompok lovebird. Ketiga kelompok tersebut adalah kelompok dimorfik (jenis kelaminnya sangat jelas dapar dibedakan), kelompok intermediate (jenis kelaminnya agak sulit dibedakan dari penampilan burung), dan kelompok lovebird kacamata (perbedaan jenis kelaminnya tidak konsisten). Namun secara umum pada banyak jenis lovebird relatif mudah dibedakan jenis kelaminnya dengan melihat pada penampilan luarnya.
    a. Kelompok lovebird dimorfik Beberapa jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok dimorfik di antaranya lovebird abisinia, lovebird madagaskar dan lovebird muka merah.
    1. Lovebird abisinia (Agapornis taranta) - Lovebird jantan berat badan 65 gram, dahi berwarna merah. - Lovebird betina berat badan 55 gram, dahi berwarna hijau.
    2. Lovebird madagaskar (Agapornis cana) - Tidak ada perbedaan berat badan antara lovebird jantan dan lovebird betina. - Lovebird jantan kepala dan leher berwarna abu-abu - Lovebird betina bulu tubuh keseluruhannya berwarna hijau
    3. Lovebird muka merah (Agapornis pullaria) - Lovebird jantan: dahi dan muka berwarna merah-oranye, tunggir (bulu di atas pantat, di bawah ujung lipatan sayap) berwarna biru muda, bulu terbang dan bagian bawah bulu sayap berwarna hitam. - Lovebird betina dahi dan muka lebih didominasi warna oranye dibandingkan warna merah, bagian bulu penutup sayap berwarna hijau dan di tepi sayap berwarna kekuningan.
    b. Kelompok intermediate Dua jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok intermediate adalah lovebird black collared dan lovebird muka salem.
    1. Lovebird black collared (Agapornis swinderniana) Lovebird jantan dan betina sangat sulit dibedakan dan tampak serupa dalam penampilan luarnya. 2. Lovebird jantan dan betina serupa dalam penampilannya, meskipun pada umumnya lovebird betina mempunyai bulu di bagian kepala dengan warna yang lebih pucat.
    c. Kelompok lovebird kacamata Empat jenis lovebird yang termasuk dalam kelompok lovebird kacamata adalah lovebird nyasa (Agapornis lilianae), lovebird pipi hitam (Agapornis nigrigenis), lovebird topeng (Agapornis personata), lovebird fischer (Agapornis ficheri).
    Keempat jenis lovebird ini sangat sulit dibedakan antara jantan dan betina. Meskipun demikian ada sedikit perbedaan berat badan antara jantan dan betinanya. Satu keunikan dari lovebird kelompok kacamata adalah pada saat menjelang musim berkembangbiak burung betina akan membawa bahan sarang di bawah bulu tunggir dan bulu punggung bagian bawah.
    B. Membedakan jenis kelamin tidak berdasarkan penampilan luar.
    Pada jenis lovebird yang tidak dapat dibedakan jenis kelaminnya berdasarkan penampilan luarnya yang spesifik maka akan sulit untuk membedakan lovebird jantan dan lovebird betina. Pada kejadian ini makan ada beberapa cara untuk digunakan memnedakan lovebird jantan dan lovebird betina.
    a. Bentuk tubuh. Lovebird betina cenderung memiliki tubuh yang kekar dan lebih berat. Namun kriteria ini tidak mutlak sifatnya.
    b. Warna Lovebird jantan mempunyai warna yang lebuh terang dari lovebird betina. Meskipun demikian hal itu tidak selalu benar karena warna bulu juga tergantung pada makanan, iklim, dan variasi geografis.
    c. Cara bertengger Lovebird betina bertengger dengan jarak antarkaki lebih lebar dibandingkan lovebird jantan.

    Perbedaan jantan berina berdasar bukaan kaki (Foto: Repro dari Buku Lovebird)
    d. Bentuk ekor Lovebird betina mempunyai ekor dengan bentuk lebih rata dibandingkan pada ekor lovebird jantan yang berbentuk agak meruncing.

    Perbedan jantan dan betina dari bentuk ekor (Foto: Repro dari Buku Lovebird)
    e. Membangun sarang Kegiatan membangung sarang lebih intensif dilakukan oleh lovebird betina ketimbang jantan. Lovebird menggigit-gigit di luar sarang pada cabang-cabang dan batang yang lebih tebal. Lovebird betina akan megambil kulit kayu dan mengumpulkannya untuk membuat sarang, sedangkan lovebird jantan menyuapi lovebird betina. Namu hal ini juga tidak mutlak karena ada lovebird jantan yang juga aktif mengumpulkan bahan sarang.
    f. Perabaan pada tulang pubis (supit urang). Lovebird memiliki dua tulang pubis (supit urang) pada bagian pinggulnya. Pada musim berkembang biak, tulang pubis lovebird betina menjadi lebih elastic dan jarak antara kedua tulang pubis tersebut melebar karena pengaruh hormone. Keadaan tersebut dapat dirasakan dengan rabaan tangan. Pada lovebird jantan, jarak antara dua tulang pubis tersebut sempit. Teknik perabaan ini hanya dapat digunakan bila kegiatan seksual lovebird betina dengan aktif.
    g. Pemeriksaan dengan alat laparoscopy Untuk mengetahui jenis kelamin lovebird juga bisa dilakukan dengan menggunakan alat laparoscopy. Lovebird yang akan diperiksa jenis kelaminnya harus dibius dulu. Setelah itu dilakukan operasi kecil pada bagian kiri tubuh burung di antara tulang rusuk, tulang pinggang dan tulang paha. Dari bagian yang dioperasi itu dimasukkan alat laparoscopy untuk melihat ada tidaknya ovary (indung telur). Jika ada ovari maka lovebird tersebut dipastikan betina. Cara ini hanya bisa dilakukan jika burung sudah dewasa.
    h. Pemeriksaan DNA Cara lain untuk mengetahui jenis kelamin lovebird adalah dengan menguji DNA yang dapat diperoleh dari darah atau bulu burung. Setelah DNA diekstrak dengan larutan tertentu dan proses lebih lanjut, lalu hasilnya dipotret dengan Polaroid. Apabila dalam foto tersebut terlihat dua pita maka lovebird tersebut dapat dipastikan berkelamin betina. Namun jika terlihat hanya satu pita, lovebird itu bias dipastikan jantan.
    Cara ini dianggap lebih cepat dan hasilnya lebih akurat. Namun biaya uji DNA sangat mahal. Selain itu di Indonesia belum banyak laboratorium yang menawarkan jasanyan untuk memeriksa jenis kelamin burung dengan uji DNA.
    Pasangan sejenis juga bercumbu
    Pada jenis lovebird yang tidak dapat dibedakan antara jantan dan betinanya berdasarkan bentuk tubuh dan warna bulunya sering terjadi kesulitan untuk memperoleh pasangan yang sesuai,.
    Sering terlihat dua ekor jantan berperilaku seperti pasangan lovebird yang berlainan jenis. Hal yang sama juga terjadi pada dua lovebird betina. Bahkan pada pasangan lovebird betina ini apabila bertelur maka jumlah telurnya akan lebih banyak dari pasangan yang normal, tetapi telur tersebut tidak fertile alias tidak akan menetas jika dierami.
    Hal yang membedakan antara pasangan jantan-jantan dan betina-betina adalah pada pasangan jantan-jantan tidak akan membuat sarang karena perilaku itu hanya milik lovebird bertina.
    Ada yang menyatakan bahwa lovebird jantan adalah yang menyuapi pasangannya sedangkan betina yang disuapi. Tetapi hal ini tidak benar karena lovebird betina juga sering menyuapi lovebird jantan untuk menarik perhatian si jantan.
    Juga tidak benar bahwa lovebird betina memiliki paruh dan kepala yang lebih kecil ketimbang lovebird jantan. Dan tidak tentu benar bahwa lovebird jantan memiliki kepala yang lebih lebar dengan paruh yang lebih runcing.
    +Cara memilih burung lovebird
    Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung lovebird:
    • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar, panjang dan terlihat kokoh.
    • Berkepala besar. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
    • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
    • Sebaiknya juga pilihlah bahan yang berdada lebar.
    • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Pilihlah Kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
    • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
    • Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
    • Bola mata besar dan bersih bersinar. Menandakan burung ini memiliki prospek yang cerah apabila dijadikan burung lomba. Karena akan sangat gacor.
    +Cara perawatan
    Sangkar:
    Lovebird sebaiknya ditempatkan di sangkar yang terbuat dari logam, berbentuk bulat atau kota. Untuk sangkar bulat, diameter antara 30-40 cm, sedangkan kotak ukuran 25 x 35 x 40 cm dengan diberi tangkringan berdiameter 1 cm dari kayu kasar tetapi tidak runcing, seperti kayu asam misalnya. Tangkringan dari kayu akan sering perlu diganti karena lovebird suka mengigit-gigit tangkringan. Untuk referensi logam yang digunakan untuk kandang lovebird, pilih yang tidak beracun.
    Berbagai kasus burung yang keracunan logam dilaporkan dalam Journal of Avian Medicine & Surgery, sebagaimana ditulis di multiscope (Hot Spot for Birds). Sekadar untuk pengetahuan Anda, berikut ini sejumlah logam yang berbahaya dan tidak berbahaya bagi burung, yang biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan sangkar, wadah air dan pakan, kandang dan sebagainya:
    1. Kuningan
    Kuningan merupakan logam campuran antara tembaga dan seng. Kedua logam ini berpotensi membuat burung keracunan.
    Jika ada kuningan pada sangkar burung-burung kecil barangkali tidak masalah karena mereka tidak mungkin bisa mematuki logam itu sampai mengelupas. Tetapi untuk burung berparuh kuat, seperti lovebird, nuri, betet dan sebagainya, maka logam ini bisa mereka gerogoti. Maka hindarkan kuningan dari mereka.
    Journal of Avian Medicine & Surgery melaporkan adanya burung makau yang hampir mati karena keracunan seng. Pasalnya dia mengunyah-ngunyah tiga gerendel kuningan dan juga menggerogoti kandang kawat krom (krom juga mengandung seng).
    2. Timah
    Timah juga sangat beracun untuk burung. Termasuk barang yang mengandung timah ini antara lain adalah tutup kaleng, bandul pancing, pemberat korden, koil tutup sampanye, timah pateri, koil soldir, lempengan dalam batu baterai, sejumlah mainan anak dan lain sebagainya.
    3. Tembaga
    Tembaga juga berpotensi meracuni burung walaupun kadar racun dari logam ini sangat sedikit. Makanan yang mengandung asam yang disimpan dalam wadah tembaga bisa jadi terkontaminasi tembaga. Demikian pula saluran atau wadah air yang terbuat dari tembaga, berpotensi mencemari air yang mengalir atau berada di dalamnya. Kalau mau menggunakan wadah tembaga untuk burung, sebaiknya masukkan air ke dalamnya tidak dalam kondisi panas. Tuangkan jika sudah dingin baru diberikan ke burung. Dan bukan didinginkan di dalam wadah tersebut.
    4. Kawat (yang non-galvanil), baja serta besi (yang tidak dilapisi cat anti karat) tidak beracun untuk burung.
    5. Seng
    Seng sangat beracun untuk burung. Termasuk di sini adalah kandang burung atau ram yang terbuat dari galvanil, klip atau steples, kunci-kunci mainan anak, paku, pipa ledeng, krom, beberapa cat anti karat, dan beberapa wadah shampo atau wadah kosmetika.
    Pakan:
    Hal utama yang perlu diperhatikan dalam hal pakan adalah menu yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D
    Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.
    Yang termasuk mineral yang diperlukan burung lovebird adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.
    Makanan yang sesuai untuk burung lovebird
    • Bijian Mix. Kita dapat memberikan biji-bijian yang telah dicampur yang banyak dijual dipasaran sebagai pakan utamanya.
    • Sayuran segar. Burung lovebird sangat menggemari sayuran segar seperti: Kangkung, Sawi Putih, Jagung Muda dan sayuran lainnya.
    • Asinan. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, burung ini membutuhkan asupan kalsium tambahan. Dapat diberikan tulang sotong untuk melengkapi kebutuhan kalsium yang dibutuhkan.
    • Extra Fooding. Biji bunga Matahari, biji Fumayin, biji Kedelai, biji Kacang Merah dan bijiK acang Hijau sangat digemari oleh burung ini untuk melengkapi kebutuhan vitamin, protein dan menaikkan suhu tubuh serta meningkatkan sistem metabolisme didalam tubuhnya.
    REFERENSI TENTANG PERAWATAN BURUNG SECARA UMUM BISA DILIHAT DI SINI
    Perawatan harian dan setelan harian
    Perawatan harian untuk burung lovebird relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
    Berikut ini pola perawatan harian dan setelan harian untuk burung lovebird:
    • Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung)
    • Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Pakan dan Air Minum.
    • Berikan Sayuran segar atau Buah.
    • Penjemuran dapat dilakukan selama 30-60 menit/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung dikelompokkan agar dapat melihat burung sejenis.
    • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
    • Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung lovebird lain.
    • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
      Kontrol Pakan, Air Minum, Sayuran segar.
    • Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.
    Penting
    Variasi pemberian sayuran segar dan Extra Fooding kunci keberhasilan dalam perawatan burung lovebird.
    • Asinan harus selalu tersedia didalam sangkar.
    • Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
    • Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
    Penanganan apabila burung lovebird over birahi
    • Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
    • Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 15 menit/hari saja
    • Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama
    Penanganan burung lovebird kondisi drop
    • Penanganan apabila burung lovebird kondisinya drop
    • Perbanyak pemberian Sayuran segar dan Extra Fooding
    • Mandi dibuat 2 hari sekali saja
    • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 60 menit/hari
    +PENANGANAN LOVEBIRD UNTUK LOMBA
    Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.
    Berikut ini pola perawatan dan setelan lomba untuk burung lovebird:
    • H-3 sebelum lomba, tambahkan bijian Extra Fooding pada campuran pakan bijiannya.
    • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 20 menit saja.
    • 1 Jam sebelum di gantang lomba, berikan Kangkung segar.
    Penting
    Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung lovebird lain.
    Perawatan dan setelan burung lovebird pasca lomba
    Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.
    Berikut ini pola perawatan dan setelan pasca lomba untuk burung lovebird:
    • Perawatan dan stelan pakan dikembalikan ke setelan harian.
    • Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.
    • Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.
    +Perawatan dan setelan lovebird mabung
    Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.
    Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.
    Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).
    Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.
    Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.
    Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.
    Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).
    Penggangu tersebut antara lain:
    * Penyakit – Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.
    * Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).
    * Kimiawi –  penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.
    * Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.
    Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?
    Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.
    Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.
    Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.
    Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.
    Cara Smart menggunakan BirdVit
    Dalam kaitan dengan persoalan mabung inilah disarankan kepada penghobi burung untuk memberikan burung asupan tambahan, misalnya BirdMolting atau juga BirdVit untuk burung yang sedang mabung. Cara ini lebih smart” sebab BirdVit adalah multivitamin dan multimineral yang sangat diperlukan burung selama masa mabung.
    • BirdVit mengandung hampir semua vitamin dan mineral yang diperlukan burung, seperti:
    • Vitamin utama, yakni A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3.
    • Zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate.
    • Mineral utama seperti potasium chlorida, sodium chlorida, magnesium sulfate, mangan sulfate, iron sulfate, zinc sulfate, copper sulfate dan cobalt sulfate.
    Dengan demikian, selama kita menggunakan BirdVit untuk menangani burung mabung, maka kita cukup memberikan porsi pakan seperti sediakala tanpa khawatir burung kekurangan “energi masa mabung”. Sebab, memang benar energi yang diperlukan burung ketika mabung bukanlah energi yang hanya akan mengumpul menjadi lemak tetapi energi untuk pertumbuhan bulu seperti asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin.
    Pola prawatan masa mabung:
    Berikut ini pola perawatan masa mabung:
    • Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
    • Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari.
    • Pemberian porsi pakan tambahan diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Tambahkan biji-bijian bunga Matahari, Biji Kacang Hijau, biji Fumayin dan variasikan pemberian sayuran segar dan buah.
    • Berikan Multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.
    Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.
    Untuk pemasteran yang bagus, silakan baca referensinya di sini.
    +PENANGKARAN LOVEBIRD
    Untuk menangkarkankan lovebird silakan ikuti artikel-artikel di bawah ini:
  • Menangkar lovebird di kandang koloni

  • Q-A Penangkaran LB (1), Sangkar dan Gangguan

  • Q-A Penangkaran LB (2), Gangguan

  • Q-A Penangkaran LB (3), lanjutan Gangguan

  • Q-A Penangkaran LB (4), Telor Kopyor

  • Q-A Penangkaran LB (5), lanjutan Telor Kopyor

  • Q-A Penangkaran LB (6), Agar tidak kagetan

  • Q-A Penangkaran LB (7), LB tidur bareng

  • Q-A Penangkaran LB (8), Perawatan dasar

  • Q-A Penangkaran LB (9), Warna tren

  • Q-A Penangkaran LB (10), Pindah Kandang

  • Q-A Penangkaran LB (11), Pengeraman

  • Q-A Penangkaran LB (12), Sesama Jantan Akur

  • Q-A Penangkaran LB (13), Beda anakan dan dewasa

  • Q-A Penangkaran LB (14), Rangkuman

  • Glodok untuk LB

  • +PROBLEM UTAMA LOVEBIRD
    1. Makan bulu: Lovebird suka mencabut bulu sendiri jika kekurangan mineral, atau kena kutu atau terlalu birahi. Untuk kekurangan mineral atasi dengan BirdMineral, kutu dengan FreshAves dan /atau BirdFresh dan  jika terlalu birahi bisa dikawinkan dengan pasangan lain jenis, perbanyak mandi dan kurangi makanan berprotein tinggi seperti jagung dan biji bunga matahari.
    2. Kurang gacor: Untuk lovebird yang kurang gacor, silakan simak artikel berjudul “Membuat lovebird gacor”.
    3. Kenan penyakit mata akibat snot. Silakan simak artikel berjudul “Lovebird dan penyakit snot”